RESONANSI KEBAIKAN MELALUI GENERASI PERUBAHAN
Berbicara sejarah perempuan, juga berbicara tentang penjajahan. Dominasi laki – laki dalam peran publik dan domestikasi perempuan bukanlah hal yang baru, tetapi ini sudah berlangsung sepanjang perjalanan sejarah peradaban umat manusia. Konstruksi gender dalam perjalanan sejarah peradaban umat manusia dipengaruhi oleh berbagai macam faktor : sosial, kultural, ekonomi, politik, termasuk penafsiran terhadap teks – teks keagamaan. [1] Menarik ketika berbicara mengenai pembahasan di atas. Terkait peran laki – laki dengan perempuan. Peran kesetaraan perlu didapatkan, hingga tidak ada lagi ketidak imbangan peran antara laki – laki dengan perempuan. Keduanya dapat melakukan kebermanfaatan yang nyata dan merata untuk masyarakat. Tidak lagi, perempuan menjadi objek atas ketidak imbangan peran. Dalam tulisan ini saya, mencoba mendeskripsikan salah satu tokoh wanita yang tidak dapat saya sebutkan namanya. Ketika dikatakan tokoh, tentu ada hal yang dapat kita teladani dari beli...